Cermin Tua

Aku berdiri disudut rumah

Meihat segala kehidupan

Mendengar jerit tangis riang nan canda

Hanya bisa terpaku dengan keadaan

Mungkin umur menghalangi sudut pandangnya

Mata yang begitu lelah meratapi nasib

Kulitmu mengerut tergores asa

Masih sanggupkah engkau melangkahkan kaki?

Aku yang berdiri disudut ruangan

tersipu diam didalamnya

Bayangan malam jelas terpancar

Terjatuh tepat dihadapan raut wajah

Kudapati sebuah cermin

Menghiaskan gambaran diri

Oh.. cermin tua

Mengapa sang waktu secepat itu berlalu?

Ingin rasanya ku kembali

Pada masa ditimang kasih

Hingga tak akan ada kata menyesal

Advertisements